Pengoder Jasa Joki CPNS Tidak Meringkus Ini Karena Penjelasan Dirkrimsus Polda Lampung

Dua orang yang memesan jasa joki seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kejaksaan tidak ditahan oleh Mapolda Lampung. Alasannya karena, polisi masih menunggu hasil persidangan terhadap enam orang tersangka sindikat joki CPNS yang sebelumnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Donny Arief Praptomo mengatakan bahwa dua orang tersebut sudah dimintai keteranganya sebagai saksi oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung sebagian waktu lalu. Keduanya adalah warga Lampung Tengah dan Palembang, Sumatera Selatan.

«Dua orang ini sudah diperiksa oleh Penyidik Ditreskrimsus garudapreneur.com Polda Lampung sebagai saksi sebagian waktu lalu, keduanya adalah pemesan jasa joki yang juga sebagai peserta percobaan CPNS. Dua orang itu inisial N warga Lampung Tengah dan inisial D warga Palembang» kata Kombes Pol Donny, Senin (10/6/2024).

Ia memperkenalkan bahwa pihaknya sebelumnya sudah melimpahkan enam orang tersangka atau tahap II sindikat joki CPNS kejaksaan tersebut ke Kejati Lampung, pada Kamis (6/6/2024) lalu.

«Untuk dua orang yang mengerjakan order dari para joki CPNS yang dikala ini sedang dalam tahap II atau pelimpahan berkas perkara, apakah kedua pemesan ini ada kemungkinan untuk ditentukan sebagai tersangka atau tidak, nanti kita lihat hasil persidangan di pengadilan,» terang ia.

Ia menegaskan, bila dari hasil persidangan majelis hakim menetapkan dua orang tersebut harus ditentukan sebagai tersangka karenanya akan ditindaklanjuti.

«Kalau hakim menetapkan ke sana (penetapan tersangka), tentunya akan kita tindak lanjuti seperti itu,» tegasnya.

Ia memperkenalkan, untuk praktik perjokian CPNS tersebut Polda Lampung cuma menetapkan pada enam tersangka saja.

«Sementara enam orang tersangka itu yang sudah kita limpahkan. Untuk kelanjutan kita tunggu hasil persidangan,» pungkasnya.